Wisata

Sistem Pertanian di Bali Perlu Terapkan "Digital Farming"

 Sabtu, 09 Oktober 2021, 19:05 WITA

beritabali/ist/Sistem Pertanian di Bali Perlu Terapkan

IKUTI BERITABULELENG.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabuleleng.com, Buleleng. 

Selain sektor Pariwisata sektor pertanian juga pontensial dikembangkan di Bali.

Namun, sistem pengolahan lahan perlu dialihkan dari sistem pertanian tradisional ke sistem Digital Farming atau menuju ke Smart Digital.

Hal tersebut penting dilakukan agar dalam pengolahan lahan lebih efektif, efisien, biaya rendah serta akan mampu menghasilkan hasil lebih maksimal lagi. 

Hal tersebut dikatakan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Rizky Ernadi Wimanda Jumat (8/10) di Buleleng. 

Dirinya mencontohkan di Kabupaten Buleleng misalnya, ada salah satu petani muda telah mulai menerapkan Digital Farming dalam pengolahan lahan pertaniannya.

Dengan luas lahan 10 are, dirinya telah mampu menanam penuh areal pertanian miliknya dengan menerapkan salah satu sistem penyiraman sprinkler yang telah mampu dikendalikan dari jarak jauh melalui aplikasi.

"Dengan sistem teknologi pertanian tersebut setidaknya akan mampu mempermudah dalam pengolahan lahan pertanian tanpa harus datang ke lahan pertanian atau dapat dikontrol dengan jarak jauh melalui aplikasi tersebut. Jadi, lebih efektif, efesien, biaya rendah serta akan mampu meningkatkan hasil panen lebih banyak lagi," paparnya.


Halaman :