News

Sekda Buleleng Buka Rakorda Percepatan Penurunan Stunting

 Kamis, 21 April 2022, 17:05 WITA

beritabuleleng.com

IKUTI BERITABULELENG.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Beritabuleleng.com, Buleleng. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa memimpin sekaligus membuka jalannya Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Buleleng, bertempat di Ruang Rapat Gedung Unit IV Setda Kabupaten Buleleng, Kamis (21/4).


Dia didampingi Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBPP-PA) Kabupaten Buleleng Nyoman Suyasa.

Kegiatan ini dalam rangka peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk Percepatan Penurunan Stunting yang tertuang pada Peraturan Presiden nomor 72 Tahun 2021 dan Peraturan BKKBN nomor 12 Tahun 2021 maka dirasa perlu dilaksanakan Rapat Koordinasi Daerah terkait percepatan penurunan stunting di Buleleng.

Sekdis PPKBPP-PA Nyoman Suyasa melaporkan melalui penyelenggaraan Rakorda ini memiliki tujuan penguatan dan optimalisasi peran pemerintah daerah serta mitra kerja dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng. 

Dijelaskan, berdasarkan data survey dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 angka data stunting di kabupaten Buleleng berada diangka 8,9 % dan merupakan terendah ketiga di Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. Angka ini harus diturunkan sesuai target data stunting provinsi Bali sebesar 5,20% pada tahun 2024. 

"Mari bersama-sama berkomitmen dalam mengawal program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng," ajak Sekdis Suyasa

Sementara itu dilokasi yang sama, Sekda Suyasa dalam sambutannya menjelaskan bawasannya stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar. 

"Bukan semata mata karena ukuran fisik pendek tapi lebih kepada konsep bahwa proses terjadinya stunting bersamaan dengan proses terjadinya hambatan pertumbuhan dan perkembangan organ lainnya termasuk otak," imbuhnya.

"Orang pendek bukan berarti stunting,tapi orang stunting sudah pasti pendek," tambah Sekda Suyasa sembari menegaskan kembali arti dari stunting itu


Halaman :